Thursday, August 13, 2009

Tak sama..

Firman Allah yang bermaksud:
"Katakanlah (Muhammad), "TIDAK sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya keburukan itu menarik hatimu, maka berTAQWAlah kepada Allah wahai orang-orang yang mempunyai akal yang sihat, agar kamu beruntung".
[[Al-Maidah, 5:100]]

Kalau kamu rasa kamu waras dan nak beruntung, maka bertaqwalah kepada Allah.
Taqwa itu perasaan takut kepada Allah iaitu seorang hamba melindungi dirinya dari kemurkaan Allah, dan juga siksaNya.

-> At-Takwa dalam Al-Qur’an mencakup tiga makna iaitu:
Pertama: takut kepada Allah dan pengakuan superioritas Allah.
Seperti firmanNya: Artinya: “Dan hanya kepadaKulah kamu harus bertakwa.” (Al-Baqarah: 41).

Kedua: Bermakna taat dan beribadah, sebagaimana firmanNya:
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa”. (Ali Imran: 102).
Ibnu Abas Radhiallaahu anhu berkata, “Taatlah kepada Allah dengan sebenar-benarnya ketaatan.”
Mujahid berkata, “Takwa kepada Allah artinya, Allah harus ditaati dan pantang dimaksiati, selalu diingat dan tidak dilupakan, disyukuri dan tidak dikufuri.”

Ketiga: dengan makna pembersihan hati dari noda dan dosa.
Maka inilah hakikat takwa dari makna takwa, selain pertama dan kedua.
Allah berfirman yang artinya: “Barangsiapa yang mentaati Allah dan rasulNya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepadaNya maka mereka itulah orang yang beruntung”. (An-Nur: 52).

ref: http://www.alsofwah.or.id/cetakkhutbah.php?id=47

Walau ramai yang ingin menipu diri mengatakan perkara yang buruk (maksiat) itu sama dengan kebaikan... Tapi, hakikatnya keduanya tidak sama. Dan pasti keduanya mendapat balasan yang ditetapkan. Wanauzubillah kita dibalas untuk keburukan yang kita putuskan untuk ikuti...
Sama2 hayati ayat tersebut..

Jzkk pada ukhti Hanis (Jordan) yang berkongsi..
Ballighuni walau aayah ;)

No comments: