Maafkan daku,
Kerana telah menduakan,
Terimalah diriku,
Sungguh Engkau aku rindukan dan inginkan...
Detik waktu terus berjalan
Berhias gelap dan terang
Suka dan duka
Tangis dan tawa
Tergores bagai lukisan
Seribu mimpi berjuta sepi
Hadir bagai teman sejati
Di antara lelahnya jiwa
Dalam dosa dan air mata
Ku persembahkan kepada Mu
Yang terindah dalam hidupku...
Meski ku rapuh dalam langkah
Kadang tak setia kepadaMu
Namun cinta dalam jiwa hanyalah pada Mu
Maafkanlah bila hati tak sempurna mencintaiMu
Dalam dada ku harap hanya diriMu yang bertakhta...
Detik waktu terus berlalu
Semua berakhir pada Mu...
-Rapuh, Opick-
Wednesday, September 10, 2008
Maafkanlah...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment